PARKOUR

PARKOUR
smd

Jumat, 14 November 2014

FAHUTAN




PROGRAM STUDI               :  Manajemen Hutan
MATA KULIAH                   :  Pemuliaan Pohon
SEMESTER                           :  V
LAMA UJIAN                       :  60 Menit
BENTUK TES                       :  Essai
JUMLAH BUTIR TES          :  7 Soal
NAMA MAHASISIWA        :  YOSUA ALEXANDER OBET
NPM                                       :  13.11.1001.5401.010

Jawablah pertanyaan dengan tepat.
  1. Buatlah definisi pemuliaan pohon.
  2. Jelaskan apa yang dimaksud provenance dan uji provenance.
  3. Jelaskan apa yang dimaksud spesies dan uji spesies.
  4. Sebutkan tujuan seleksi pohon plus.
  5. Jelaskan teknik pelaksanaan seleksi.
  6. Apa yang dimaksud dengan benih unggul jangka pendek dan jangka panjang.
  7. Sebutkan tipe kebun benih.
JAWABAN
1.      Pemuliaan pohon hutan (Forest tree improvement)adalah pengetrapan ilmu genetika hutan pada praktek silvikultur dalam upaya untuk meningkatkan produk lebih tinggi nilainya.

2.      Uji coba temapat asal benih merupakan percobaan tentang penamaan suatu jenis dengan menggunakan benih – benih yang dikumpulkan dari sejumlah tegakan yang tersebar luas, kemudian semai – semai ditanam pada kondisi tempat tumbuh yang sama dengan menggunakan rancangan percobaan tertentu.
3.      Spesies atau jenis adalah suatu takson yang dipakai dalam taksonomi untuk menunjuk pada satu atau beberapa kelompok individu (populasi) yang serupa dan dapat saling membuahi satu sama lain di dalam kelompoknya (saling membagi gen) namun tidak dapat dengan anggota kelompok yang lain
Uji spesies adalah suatu cara yang dilakukan untuk mendapatkan pengetahuan tentang spesies yang cocok dikembangkan pada daerah tertentu sebelum program yang lebih jauh dimulai atau sering disebut dengan rancangan untuk membandingkan spesies terseleksi yang akan dibangun atau ditanam pada dua atau lebih kondisi lingkungan untuk dipelajari spesies mana yang paling sesuai untuk tempat tertentu.
      4. Tujuan seleksi pohon terbagi 4 yaitu;
        1.  Untuk memperoleh hasil akhir yang lebih baik dalam kualita kayu (kerapatan, berat jenis)
2.  Untuk menghasilkan pohon-pohon unggul dalam hal bentuk batang (bentuk batang    lurus,prunning, alami yang bagus, sedikit benjolan-benjolan)
3.  Untuk memperpendek umur rotasi
4.  Untuk mendapatkan daur ekonomi yang pendek.
      5. teknik pelaksanaan seleksi sekaligus uji provenance sebaiknya dilakukan pada daerah  sumber aslinya yang   biasanya merupakan tegakan alam.
     6. Benih unggul jangka pendek yaitu dalam jangka pendek, penyediaan benih yang baik  dapat dimulai dengan cara mengumpulkan benih yang hanya berasal dari individu-individu pohon yang berpenampilan seperti yang diinginkan (misalnya yang tinggi, lurus dan ringan percabangannya) baik di hutan tanaman, hutan alam, atau pada kebun benih.
Benih unggul jangka panjang yaitu untuk keperluan jangka panjang, biasanya diproduksi oleh suatu areal yang disebut kebun benih, yaitu suatu areal yang dibentuk dari individu-individu terpilih melalui perbanyakan generatif maupun vegetatif dengan tujuan menghasilkan benih. Terdapat dua jenis kebun benih, yaitu kebun benih semai (Seedling Seed Orchard=SSO) dan kebun benih klon (Clonal Seed Orchard=CSO). SSO adalah kebun benih yang dibangun dengan material tanamannya diperbanyak secara generatif, sedangkan CSO material tanamannya diperbanyak secara vegetatif.
     7.Tipe kebun ada 6 yaitu;
1.Kebun Benih Semai (Seedling Seed Orchard / SSO); Kebun benih dibangun dari induk terpilih melalui penyerbukan alam atau terkontrol.
2.Kebun Benih Klonal (Clonal Seed Orchard / CSO ); Kebun benih dibangun dari klon terpilih dan diperbanyak dari sambungan, okulasi, cangkok atau stek akar dan batang.
3.Kebun Benih Semai Ekstensif (Extensive Seedling Seed Orchard / ESSO ); Tegakan dibangun dengan bahan khusus dari campuran seimbang benih tidak kurang dari 60 induk terbaik (disarankan yang daya gabung dan sifat unggulnya telah terbukti) dan secara berangsur-angsur dijarangi. Identitas famili tidak dipertahankan di lapangan. lihat Arboretum pemuliaan, Benih Pohon yang bersertifikat, Klon, Isolasi, Zona dilusi serbut sari, Areal produksi benih, Benih dari tegakan terseleksi.
4.Kebun Benih Semai (Seedling Seed Orchard / SSO); Kebun benih dibangun dari induk terpilih melalui penyerbukan alam atau terkontrol.
5.Kebun Benih Klonal (Clonal Seed Orchard / CSO ); Kebun benih dibangun dari klon terpilih dan diperbanyak dari sambungan, okulasi, cangkok atau stek akar dan batang.
6.Kebun Benih Semai Ekstensif (Extensive Seedling Seed Orchard / ESSO ); Tegakan dibangun dengan bahan khusus dari campuran seimbang benih tidak kurang dari 60 induk terbaik (disarankan yang daya gabung dan sifat unggulnya telah terbukti) dan secara berangsur-angsur dijarangi. Identitas famili tidak dipertahankan di lapangan. lihat Arboretum pemuliaan, Benih Pohon yang bersertifikat, Klon, Isolasi, Zona dilusi serbut sari, Areal produksi benih, Benih dari tegakan terseleksi.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar