PARKOUR

PARKOUR
smd

Jumat, 09 November 2012

NYANYIAN KEMENANGAN IMAN

NKI No. 1 SUCI, SUCI, SUCI

Suci, suci suci Allah Mahatinggi
Pada siang dan malam kub’ri pujian
Suci, suci, suci, Arrahman Arrahim
Allah Tritunggal yang maha kuasa

Suci,suci, suci, segenap tunduklah
B’rikahlah ibadat kepada Tuhan Mu
Yang saleh dan m’laikat segenap tunduklah
Sembahlah Allah slama-lamanya

Suci,suci, suci, meskipun sekarang
Wajah-Mu tak terpandang sebab Mahatrang
Hanya Tuhan saja lain tiada lagi
Yang Maha kuasa Maha sucilah

Suci,suci, suci, Allah Mahatinggi
Segnap makhluk langit laut bumi puji Hu
Suci,suci, suci, Arrahman Arrahim
Kasih-Nya Maha tinggi dan besar

NKI No.2 SEMBAHLAH KEPADA RAJA

Hai mari semmbah yang Mahabesar
Nyanyikan syukur dengan bergemar
Perisai umatNya, yang Maha Esa
Mulia namaNya, takhtaNya megah
Masyurkanlah trus kuasa rahmatNya
Angkasa dan trang itu sandangNya
Gemuruh suaraNya di awan kelam
dan badai sayapnya bertiup kencang
PengasihanMu tiada taranya
Udara dan trang memancarkannya
Lembah bukitpun melukiskan
Tetesan embun dan air hujan sejuk
 
 NKI No. 3 MARILAH RAJA YANG BERKUASA


Ya Khalik semesta, umatMu tolonglah
MemujiMu ya Bapa yang mulia
Kau raja dunia
Kami sujud sembah kepadaMu
Firman dan Putera sudi dengarkanlah
Yang berseru brilah karunia
SabdaMu jadilah
Engkau sucikanlah jemaatMu
Datang ya Roh Kudus di dalam kami trus
Bersaksilah dengan kuasaMu
Rajai umatMu
Bri sukacitaMu tinggal serta
Ya Allah yang Esa trima selamanya
Puji syukur yang maha mulia
Brikami yang rendah
Didalam trang baka memujiMu
 
 

NKI No. 4 MERDULAH NAMA TUHANKU


Merdulah nama Tuhanku pada pendengaran
Kesusahanku oleh-Nya lekas dihilangkan
Nama itu menyembuhkan hatiku yang luka
Jiwa lapar dikenyangkan dengan Manna surga
Nama itulah batuku, tempatku yang tegap
Di situ aku dapatkan perhentian sedap
Bagiku Yesuslah skalian tiada lain dibri
Tuhanlah hidup dan jalan, nama-Nya kupuji
 

NKI No.5 YA, YESUS KALAU KUKENANG

Ya Yesus kalau kukenang
Nama-Mu yang merdu
Hati jiwaku bersenang, merindu pada-Mu
Tiada satu bunyian
Semanis nama-Mu
Engkaulah saja Pohon Trang Pancaran hidupku
Engkaulah pengharapanku
Penolong yang benar
Sungguh besarlah cinta-Mu Ku slalu bergemar
 

NKI No. 6 MATAHARI JIWAKU – JURUSELAMAT


Matahari jiwa Juruselamat,
tiada glap bila Engkau dekat
kiranya tak awan mulia
samarkan wajah yang mulia
Bila air mataku berlinang
Membasahi mataku yang penat
Brilah rasa manis sedap
Pada dada Juruslamat
Tinggallah dekat setiap masa
Di luar-Mu ku tak mau hiduplah
Tinggal bila malam tiba
Tiada Hu aku takutlah
Berkatilah kami dari pagi
Seblumnya kami mengangkat kaki
Sehingga oleh kasih-Mu
Kami masuk rumah kekal
 

NKI No. 7 BESARLAH SETIAMU


Besar setia-Mu Tuhan Bapaku
Besarlah kasih-Mu berlimpahlah
Tiada kurang dan tidak berubah
Sempurna dan tetap selamanya
Besar setia-Mu, Besar setia-Mu
Saban pagi nampak rahmat baru
S’gala yang kuperlu Tuhan sediakan
Besar setia-Mu kepadaku
Matahari serta bintang dan bulan
Yang beredar serta puji Tuhan
Musim tuaian dengan segnap makhluk
Saksikan kasih dan setia-Mu
Dosa diampuni tetap sentosa
Hadirat-Mu yang b’ri penghiburan
Kekuatan dan pengharapan tiap masa
Berkat besar dengan kelimpahan
 

NKI No. 8 MULIALAH

Mulia bagi Bapa
Bagi anak serta Rohulkudus
Dari permulaannya
Skarang dan akan jadi
Selama-lamanya amin
 

NKI No 9 KEPADA ALLAH B’RI PUJI

Surga dan bumi pujilah
Allahmu sumber kurnia
Seluruh makhluk puji Hu
Sang Bapa Anak Roh Kudus
Aku ditebuskan dan Allah menyebut
Aku anak Tuhan, tiada ku takut
B’rani kuhampir padaNya,                                   
B ’rani kuhampir padaNya
Serta panggil “Allah Bapa 
 
 

NKI No. 10 TUHAN HATI YANG SUCI

Ya Tuhan hati yang suci dosanya terhapus
Kepada hamba skarang bri oleh darah Yesus
Hati yang pada Tuhanku kekallah berserah
Dimana Almasih itu boleh pengang printah
Hati yang rendah dan lembut dan tulus ikhlasnya
Selalu rajin mau jemput Yesus jadi Raja
Pikirannya dibarui sempurna dan bersih
Rohani kasihnya sperti di hati Almasih
 
 

NKI No. 11 MUKHALIS MANIS JUIT


Yang manis juita mulia Mukhalis yang benar
Dari lidahNya lembaklah
Anugrah yang besar  ] 2x
Tak ada mahluk bandingnya indahnya di dunia
Di surga dari malakpun Ia yang termulia
Ia yang termulia
BagiNya ku yang berdosalah
Dalah sengsara kras Ia memikul salibNya
Agar ku terlepas } 2x
PadaNya ku tlah berhutang hidup lagi berkat
Di brinya  juga kumenang
Atas maut yang hebat  }2x

berkenalan dalam bahasa dayak tunjung

Disini saya ingin memperkenalkan bahasa dayak tunjung atau dikenal dengan dayak tonyoi dalam bahasa tunjung berambai atau dayak tunjung daerah kutai Kartanegara.

kita mulai dengan perkenalan :
A: unya nyaman koy?? (siapa nama anda)
B: nyaman kayoq ...(nama saya ...) silahkan menyebutkan nama anda pada titik-titik
A: koy etenya.(anda darimana"menanyakan tempat asal")
B: kayoq ete ...( saya dari ...) silahkan menyebutkan tempat anda pada titik-titik
A: nyama ngan koy ditih?( apa yang anda lakukan disini?)
B: kayoq kuliah/kayoq kerjaq/ kayoq sekolah/kayoq ngak..( saya kuliah/saya kerja/ saya sekolah/saya buat...)
A: diamph dan unya ditih? (tinggal dengan siapa disini?)
B: ngekost beneh/ dan uluntuh pelgaq/ dan emponh kayoq/ dan eraq tuan kayoq/ dan tungkan kayoq/( ngekost aja/ dengan orang tua/ dengan kakek dan nenek saya/ dengan paman saya/dengan kakak saya)


heheheheheheeeee saya rasa cukup sekian dulu yaaaa..... ..... ... .... ....

Kamis, 13 September 2012

Siapakah hadasa itu..??

Ester (bahasa Ibrani: אֶסְתֵּר, Standar Ester Tiberias ʼEstēr; bahasa Inggris: Esther), lahir dengan nama Hadasa (bahasa Inggris: Hadassah), anak Abihail, seorang Yahudi yang tinggal di Persia. Ia yang menjadi tokoh utama dalam Kitab Ester, bagian dari Alkitab Ibrani atau Perjanjian Lama di Alkitab Kristen. Dicatat bahwa ia dipilih menjadi ratu oleh raja Ahasyweros dari Kerajaan Persia. Kisah hidupnya menjadi dasar bagi perayaan Purim yang diperingati sampai sekarang dalam agama Yahudi.


Nama

Ester asalnya bernama Hadasa, nama Ibrani yang berarti tanaman "murad" (familia Myrtus; bahasa Inggris: myrtle).[1] Ada anggapan bahwa nama "Ester" berasal dari kata "Astra" yang dalam bahasa Media Persia berarti tanaman murad.[2] Ada pula anggapan bahwa nama Ester berasal dari nama dewi Ishtar, berdasarkan catatan Kitab Daniel bahwa orang-orang Yahudi dalam pembuangan diberi nama dewa-dewa Babel, sebagaimana nama "Mordekhai" dapat diartikan "hamba dewa Marduk", salah satu dewa Babel. Ester juga dapat berasal dari akar nama Proto-Semitik "asytar" yaitu "bintang fajar atau senja (planet Venus)", [3] yang berasal dari nama Ugarit "Athtiratu"[4] dan nama Arab "Athtar".[5]
Robert Dick Wilson yang mengidentifikasikan Ahasyweros dengan Xerxes I dan Wasti dengan Amestris, mengusulkan bahwa baik "Amestris" dan "Ester" berasal dari nama Akkadia Ammi-Ishtar atau Ummi-Ishtar.[6] Hoschander mengusulkan nama asal Ishtar-udda-sha ("Ishtar adalah cahayanya") dengan kemungkinan -udda-sha mirip nama Ibrani "Hadasa". Namun nama ini ditemukan tidak di zaman Persia, melainkan di zaman Babilon tua tahun 2000 SM, sehingga anggapan ini belum diterima.
Kitab Targum[7] menghubungkan nama Ester dengan kata Persia untuk "bintang" (bahasa Inggris: star), ستاره setareh, menjelaskan bahwa Ester diberi nama demikian karena cantiknya seperti bintang fajar (planet Venus). Dalam Talmud Tractate Yoma 29a, Ester dibandingkan dengan "bintang fajar", dan dihubungkan dengan Mazmur 22 yang di bagian awal ada catatan "Menurut lagu: Rusa di kala fajar".


Riwayat hidup

Hadasa, yakni Ester, dipercaya lahir dan dibesarkan di kota Susan, ibukota Kerajaan Persia. Gadis itu elok perawakannya dan cantik parasnya. Ketika ibu bapanya mati, ia diangkat sebagai anak oleh Mordekhai, anak saudara ayahnya.[8]. Mordekhai bin Yair bin Simei bin Kish, adalah seorang Yahudi dari suku Benyamin. Kakek buyutnya, Kish, diangkut dari Yerusalem sebagai salah seorang buangan yang turut dengan Yekhonya, raja Kerajaan Yehuda, ketika ia diangkut ke dalam pembuangan oleh raja Nebukadnezar, raja Babel (~ 597 SM).[9] Meskipun kemudian raja Koresy Agung mengijinkan bangsa Yahudi pulang ke negerinya, rupanya Ester dan keluarganya tetap tinggal di kota Susan di Persia.